Showing posts with label DUNIA KAMPUS. Show all posts

Sistem Pembiayaan Kesehatan (Resume Artikel)

 

Sistem Pembiayaan Kesehatan

Health financing system

 Febri Endra Budi Setyawan

      Faculty of Medicine University of Muhammadiyah Malang ,Vol. 2 No.4 Februari 2018

Dampak krisis ekonomi di Indonesia sampai saat ini meluas ke seluruh bidang kehidupan, termasuk bidang pelayanan kesehatan. Dilema yang dihadapi pelayanan kesehatan, disatu pihak pelayanan kesehatan harus menjalankan misi sosial, yakni  merawat dan menolong yang sedang menderita tanpa memandang sosial, ekonomi, agama dan sebagainya. Namun dipihak lain pelayanan kesehatan harus bertahan secara ekonomi dalam menghadapi badai krisis tersebut. Oleh sebab itu  pelayanan kesehatan harus melakukan reformasi, reorientasi dan revitalisasi.

Terdapat beberapa model sistem pembiayaan pelayanan kesehatan yang  dijalankan oleh beberapa negara, berdasarkan sumber pembiayaannya :(1) Direct Payments by Patients Ciri utama model direct payment adalah setiap individu  menanggung  secara  langsung  besaran biaya pelayanan kesehatan sesuai dengan tingkat penggunaannya, (2) User payments Dalam model ini, pasien membayar  secara langsung  biaya pelayanan  kesehatan  baik pelayanan  kesehatan  pemerintah  maupun swasta, (3) Saving based Model ini mempunyai karakteristik ‘risk spreding’ pada individu  namun tidak terjadi risk pooling antar individu, (4) Informal Ciri utama model ini adalah bahwa pembayaran yang dilakukan oleh individu pada provider kesehatan formal misalnya dokter, bidan tetapi juga pada provider kesehatan lain, (5) Insurance Based Sistem pembiayaan dengan pendekatan asuransi mempunyai  perbedaan utama dimana individu tidak menanggung biaya langsung pelayanan kesehatan.

Dalam konteks asuransi kesehatan, pengertian asuransi adalah memastikan  seseorang yang menderita sakit akan mendapatkan pelayanan yang dibutuhkannya  tanpa harus mempertimbangkan keadaan ekonominya. Asuransi merupakan jawaban atas sifat ketidak-pastian (uncertain) dari kejadian sakit dan kebutuhan pelayanan kesehatan. Untuk memastikan bahwa kebutuhan pelayanan kesehatan dapat  dibiayai  secara  memadai, maka seseorang atau kelompok kecil orang melakukan transfer risiko kepada pihak lain yang disebut insurer/asuradur, ataupun badan penyelenggara jaminan.

Asuransi kesehatan yang paling mutakhir adalah managed care, dimana  sistem pembiayaan dikelola secara terintegrasi dengan sistem pelayanan. Hal ini  timbul  oleh  karena sistem pembiayaan kesehatan yang lama, inflasi biaya kesehatan terus meningkat jauh diatas inflasi rata-rata, sehingga digali model lain untuk mengatasi peningkatan biaya kesehatan.

Tuntutan terhadap pelayanan yang berkualitas baik terhadap penyelenggaraan asuransi kesehatan maupun penyelenggaraan pelayanan kesehatan akan semakin meningkat, upaya peningkatan yang berkesinambungan tidak hanya menjadi  tanggung jawab pemberi pelayanan kesehatan saja tetapi juga bagi penyelenggaraan asuransi. Sebaiknya mengikuti  program  asuransi kesehatan  sejak umur  yang  masih  dini. Hal ini untuk mengantisipasi terhadap penolakan keikutsertaan asuransi  kesehatan.     ......


Posted by andry natanel

SITUS/WEB Tempat mencari JURNAL/TUGAS



     Kali ini saya hanya mau membagi pengalaman, mengenai situs" yang pernah saya kunjungi dan cocok sekali untuk teman-teman yang akan mencari bahan untuk tugas , buku dan lain". berikut ini adalah alamat"yang bisa anda kunjungi:

cara mancari junal,dan buku
Klik Disini






cara mencari jurnals dan buku, mahasiswa farmasi bicara,mencari tugas farmasi
Klik Disini



















     
       Klik Disini
         cara mencari jurnals dan buku, mahasiswa farmasi bicara,mencari tugas farmasi
            Klik Disini








Klik Disini











KLik Disini














Link 1     Link 2






Klik Disini





Klik Disini









Klik Disini















semoga bermanfaat....









Key: web jurnal,situs jurnal,tempat jurnal ilmiah, tempat jurnal terbaik, tempat tugas jurnal, buku, download buku, jurnal internasional, situs jurnal internasional,jurnal ilmah,jurnal farmasi.jurnal terpercaya,jurnal bagus,internasional jurnals,journals




Posted by andry natanel

Absorbsi Obat Pada Kulit

Kulit adalah organ tubuh terluas yang menutupi otot dan mempunyai peranan dalam homeostasis. Kulit terdiri dari 3 lapisan epidermis, dermis dan jaringan subkutan (Effendy,1999).



      Absorpsi bahan dari luar kulit ke posisi di bawah kulit tercakup masuk kedalam aliran darah, disebut sebagai absorpsi perkutan (Allen et al., 2005).  Tahap penentuan kecepatan absorpsi perkutan melalui kulit yang utuh adalah difusi/penetrasi melintasi stratum korneum (Sulaiman dan Kuswahyuning,  2008).

     Faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan suatu bahan obat dari suatu sediaan ke dalam kulit: 

a. Tipe dan sifat kulit, yaitu keadaan kulit, jenis kulit, lokalisasi nilai pH dan 
penanganan kulit secara langsung akan mempengaruhi absorbsi obat melalui 
kulit. 

b. Sifat dan pengaruh bahan obat, yaitu konsentrasi, kelarutan dalam 
dasar/basis, ukuran molekul, kemampuan difusi, kecepatan melarut, daya 
disosiasi, distribusi antara fase dari salep, koefisien distribusi salep-kulit, 
kelarutan dalam lemak kulit, ikatan pada protein kulit, ukuran partikel dan 
distribusi partikel.

c. Sifat dan pengaruh sediaan obat, yaitu sifat pembawa (hidrofil, lipofil, jenis emulsi), komposisi pembawa, pembasahan kulit oleh pembawa(penambahan tensid), viskositas pembawa, perubahan pembawa pada kulit (menguap), perubahan kulit melalui pembawa (hidratasi), dan penyebaran pada kulit (bidang yang dilapisi, tebal lapisan) (Sulaiman dan Kuswahyuning, 2008).


    Absorpsi perkutan dari kebanyakan obat dihambat/dibatasi oleh sifat permeabilitas kulit yaitu tahap batasan kecepatan berupa difusi melintasi stratum korneum atau sawar kulit. Difusi melalui kulit selalu merupakan proses pasif dan mengikuti Hukum Fick dan kecepatan difusi dapat ditulis dengan rumus:
 
Obat yang mempunyai afinitas kuat terhadap dasar salep menunjukkan koefisien aktivitas yang rendah, akibatnya pelepasan obat terhadap dasar salep akan tinggi bila afinitas obat terhadap dasar salep rendah. Koefisien partisi suatu zat dengan kemampuan penetrasinya menembus kulit orang dapat dirumuskan sebagai berikut:
Kadar obat dalam lapisan atas stratum korneum dan dasar salep yaitu K.P. Koefisien permeabilitas:
Hukum Fick yang diperluas menunjukkan bahwa kecepatan difusi obat menembus sawar kulit tergantung langsung pada koefisien partisi dan pada kadar obat yang terlarut dalam dasar salep (Anief, 2005). Difusi pasif merupakan bagian terbesar dari proses transmembran bagi umumnya obat-obat (Shargel et al., 2005).






key : absorsi obat pada kulit, absorsi sedian saleb, absorsi obat pada kulit, obat kulit, absorsi obat luar,obat meresap pada kulit, rumus obat kulit 

Posted by andry natanel

UKIT (UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA TOMOHON) : Yayasan GMIM Ds A.Z.R WENAS


VISI :
“MENJADI UNIVERSITAS YANG UNGGUL SEBAGAI PUSAT PENGEMBANGAN ILMU DAN TEKNOLOGI”
MISI :
  1. Menciptakan Suasan Akademik yang Kondusif
  2. Menyelenggarakan Pendidikan dan Pengajaran yang Berkualitas
  3. Melaksanakan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat secara berkualitas dan Berkelanjutan

Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) bagian dari sejarah panjang pendidikan di Tanah Minahasa. Sekolah Pembantu Penginjilan tela berdiri pada 1 November 1868. Hingga tahun 1886, sekolah ini kemudian menjadi cikal bakal berdirinya School tot Opleiding van Inlandse Leeraaren (STOVIL). Masa pendudukan Jepang kala itu dan situasi pasca Perang Dunia II mengakibatkan proses belajar-mengajar di STOVIL terhenti.
Terhentinya kegiatan pendidikan Teologi ternyata menjadi perhatian Domenee Ds. A.Z.R Wenas yang kala itu menjabat Ketua Sinode Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM) beserta seluruh jajarannya. Bentuk keprihatinan tersebut adalah dengan melahirkan keputusan pendirian Perguruan Tinggi Theologia (PPTh) di Tomohon pada 7 Oktober 1962. Inilah tanggal yang kemudian dijadikan momen bersejarah berdirinya Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon.
Motivasi utama didirikannya Universitas Kriten Indonesia Tomohon (UKIT) adalah keperpanggilan dari beberapa tokoh Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM) di tahun 1960-an dalam mengemban misi: kesaksian dan pelayanan diakonia di bidang Pendidikan Tinggi sebagai bagian integral dari Sistem Pendidikan Nasional, dalam rangka pembangunan bangsa dan negara Indonesia.
Dalam mewujudkan keterpanggilan itu, maka beberapa tokoh GMIM memprakarsai berdirinya UKIT. Mereka antara lain, Pdt. Albertus Zakaria Runturambi Wenas (Ketua Sinode GMIM pertama asal Minahasa), Prof. Dr. Med. S.J. Warouw (Rektor UKIT pertama), Pdt. W. Langi dan Drs. U.V. Sondakh. Mereka sepakat mendirikan UKIT pada tanggal 19 Oktober 1964 dan ditahbiskan secara resmi tanggal 20 Februari 1965 di Gereja “Sion” Tomohon.
Pada awal berdirinya UKIT memiliki empat Fakultas, yaitu masing-masing: Fakultas Teologi, Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam, Fakultas Psikologi dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Keempat fakultas tersebut mendapat status terdaftar dengan Surat Keterangan Terdaftar oleh Departemen Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor: 149/B-Swt/P/1966 pada tanggal 27 April oleh Drs. A. Soeganda, MA.
Melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 048/O/1981 tanggal 22 Januari 1981 tentang Penetapan Kembali Status tedaftar bagi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah VII, dan pada tanggal 22 Agustu 1981 dibuka Fakultas Hukum, kemudian dengan adanya penetapan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ditetapkan Keputusan No. 0.392/O/1986 tanggal 22 Mei 1986 tentang Penetapan Kembali Penyesuaian Jalur, Jenjang dn Program Pendidikan serya Nama Fakultas/Jurusan/Program Studi Status terdaftar pada Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wilayah IX kepada 1). Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2). Fakultas Psikologi, 3). Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 4). Fakultas Teologi, dan pada tanggal 20 Februari 1998 dibuka secara resmi Program Pascasarjana Teologi UKIT. Kemudian pemberian Status Terdaftar tanggal 1 Mei 1993 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi kepada Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian.
Ditetapkannya Status Terakreditasi Program Studi Pascasarjana Teologi UKIT Stratum Dua (S2) oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Departemen Agama RI, No DJ.III./Kep/HK.00.5/272/2637/2005, pada tanggal 19 Agustus 2005, bersamaan dengan itu telah dibuka Stratum Tiga (S3) untuk Program Studi Teologi Kristen Protestan. Kemudian pada tanggal 13 Januari 2007 dikeluarkannya Keputusan BAN-PT Nomor 001/BAN-PT/Ak-X/S1/I/2007, Status Peringkat dan Hasil Akreditasi Program Sarjana di Perguruan Tinggi untuk Program studi Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum.
Sekarang ini, UKIT memiliki 14 Program Studi yang tersebar di tujuh Fakultas.


SUMBER :   UKIT TOMOHON
Posted by andry natanel

BERPIKIR ILMIAH

 Socrates yang dikenal sebagai seorang guru Filsafat Yunai kuno yang sangat berpengaruh. Ia memakai metode dialektika untuk membimbing orang memahami suatu pengetahuan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan setapak demi setapak demisempai hal-hal yang meragukan terjawab atau menjadi jelas, mengatakan bahwa Filsafat berasal dari bahasa Yunani yang berasl dari kata philo = cinta dan Sophia = arif.Mungkin disinilah kerendahatian Socrates tidak mengangap dirinya sebagai orang pintar,tapi sebagai pecinta kearifan. Disini perlu ditegaskan bahwa puncak ilmu adalah kearifan baca selengkapnya!!
Posted by andry natanel

UNDANG-UNDANG RI NO 6 TAHUN 2014 Tentang DESA

... Saatnya membangun dari desa !!!
Posted by andry natanel

contoh LAPORAN KERJA APOTEK untuk farmasi

Posted by andry natanel

PANDUAN/CARA MENULIS PROPOSAL PENELITIAN

Posted by andry natanel

FMIPA - UKIT DS A.Z.R WENAS

Sejarah Fakultas MIPA UKIT

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Kristen Indonesia Tomohon disingkat FMIPA UKIT, berdiri pada tanggal 20 Februari tahun 1964 bersama-sama dengan beberapa Fakultas di lingkungan Universitas Kristen Indonesia Tomohon. FMIPA merupakan salah satu Fakultas yang turut memberikan andil dalam berdirinya UKIT sebagai milik Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) yang dikelolah oleh Yayasan Perguruan Tinggi Kristen GMIM (YPTK GMIM).  Pada waktu didirikan Fakultas ini bernama Fakultas Ilmu Pasti dan Pengetahuan Alam disingkat FIPPA dan memiliki 2 bagian yaitu : 1) Bagian Ilmu Pasti; 2) Bagian Ilmu Hayat.

Pada tahun 1984 nama FIPPA dirubah menjadi FMIPA (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) dan dengan demikian nama bagian berubah menjadi Jurusan, yaitu : 1) Jurusan Matematika; 2) Jurusan Biologi.  Khusus Jurusan Matematika karena keterbatasan Staf Pengajar bidang Matematika maka lebih difokuskan pada pengembangan program studi Statistika.

Perkembangan selanjutnya FMIPA mendapatkan pengakuan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 0392/0/1986 tentang ditetapkan kembali penyesuaian jalur, jenjang dan program pendidikan serta nama Universitas/Fakultas/Jurusan dan Program Studi termasuk Jurusan Biologi dengan status terdaftar di Lingkungan KOPERTIS WILAYAH IX.

Pimpinan Fakultas dan Pimpinan Jurusan selalu berusaha membenahi diri dan ingin meningkatkan status baik Jurusan Biologi maupun Jurusan Matematika. Pada tahun 1989 atas usaha Pimpinan Fakultas Dr.Ir.R.M.Rompas, M.Agr. (pada waktu itu) dibantu para Pembantu Dekan maka diupayakan untuk mendapatkan pengakuan Jurusan Matematika melalui Keputusan DIRJEN DIKTI No.86/DIKTI/Kep/1992 tertanggal 2 April 1992 tentang pemberian Status Terdaftar Jurusan Matematika Program Studi Satistika pada Fakultas MIPA di lingkungan UKI Tomohon.  Dua jurusan ini berjalan dari tahun ke tahun selalu mengkontekstualisasikan ilmu dengan perkembangan jaman. 

Jurusan Biologi dan Jurusan Matematika mengalami  perpanjangan dan penyesuaian Status dari DIKTI dengan surat No.369/DIKTI/Kep/1995 tentang penetapan kembali status terdaftar kepada Jurusan/Program Studi untuk jenjang program S1 pada Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan Kopertis Wilayah IX Ujung Pandang tertanggal 18 Agustus 1995 dengan selalu membenahi dan mengevaluasi diri di masing-masing Jurusan.

Selanjutnya, karena melihat adanya keterbatasan tenaga Farmasi guna menunjang pembangunan di daerah ini maka pada tahun 1987 dibukalah Jurusan Farmasi. Jurusan ini mendapat sambutan positif khususnya lulusan dari berbagai sekolah Menengah Tingkat Atas maupun instansi yang berkecimpung di bidang Kesehatan dan Kefarmasian, terbukti dengan jumlah mahasiswa yang mendaftar  di jurusan ini cukup signifikan dibandingkan dengan dua jurusan lainnya. Dengan dukungan dari semua pihak usaha membuka jurusan Farmasi ini tidak sia-sia dan membuahkan hasil dengan pengakuan oleh Pemerintah melalui SK DIKTI No.102/DIKTI/Kep/1998 tentang memberian Status Terdaftar kepada Program Studi Farmasi untuk jenjang pendidikan program S1 di lingkungan UKI Tomohon tertanggal 1 April 1998. 

 

Jurusan Farmasi berjalan bersama dengan dua jurusan lainnya yaitu Jurusan Matematika dan Biologi sampai sekarang, dan ketiga Jurusan ini sudah banyak meluluskan sarjana-sarjana Sains dan tersebar diseluruh instansi baik pemerintah maupun swasta.

 

Ketiga Jurusan ini kembali mendapat pengakuan perpanjangan ijin penyelenggaraan program studi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, yaitu Program Studi Statistika dengan SK DIRJEN DIKTI No.3371/D/T/2004 tertanggal 25 Agustus 2004; Program Studi Biologi dengan SK DIRJEN DIKTI No.3439/D/T/2004 tertanggal 25 Agustus 2004 dan SK DIRJEN DIKTI No. 2593/D/T/2008 tanggal 11 Agustus 2008;  Program Studi Farmasi dengan SK DIRJEN DIKTI No.3412/D/T/2004 tertanggal 25 Agustus 2004 dan SK DIRJEN DIKTI No. 6093/D/T/K-IX/2011 tanggal 31 Maret 2011 (http://wenasukitfmipa.weebly.com/sejarah.html).


Seiring dengan tuntutan pengelolaan perguruan tinggi, maka FMIPA-UKIT dibawah pengelolaan Yayasan GMIM Ds. A.Z.R. Wenas terus berbenah diri dengan berupaya melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai dengan Peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku. Hal ini dibuktikan dengan diperolehnya Perpanjangan Ijin Penyelenggaraan Program Studi, yaitu:


Program Studi Biologi, berdasarkan SK DIRJEN DIKTI No. 2593/D/T/2008 tanggal 11 Agustus 2008; dan SK DIRJEN DIKTI No.: 11714/D/T/K-IX/2012 tgl 30 April 2012 sebagai perpanjangan ijin penyelenggaraan program studi terbaru dan yang dipakai sekarang ini.
Program Studi Farmasi, berdasarkan SK DIRJEN DIKTI No.: 6093/D/T/K-IX/2011 tgl 31 Maret 2011; dan SK DIRJEN DIKTI No.: 11713/D/T/K-IX/2012 tgl 30 April 2012 sebagai perpanjangan ijin penyelenggaraan program studi terbaru dan yang dipakai saat ini (http://fmipa-ukit.ac.id/sejarah.php)

                  Logo dari FMIPA UKIT Ds. A.Z.R WENAS  :

logo fmipa ukit logo hitam putih fmipa ukit

         Website  :   http://fmipa-ukit.ac.id/ 

             join us !!

Posted by andry natanel

METODE PENELITIAN ILMIAH

Posted by andry natanel
Posted by andry natanel

Visi Dan Misi calon ketua bem FMIpa ukit







Visi Dan Misi

Visi :
Mewujudkan BEM-F sebagai ORMAWA yang independen, kritis, tinggi iman, tinggi pengapdian, serta berorientasi pada kebersamaan
Misi :
·        Menyamakan persepsi dan meningkatkan mutu antara Badan Eksekutif Mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa.
·        Mewujudkan BEM F sebagai organisasi kemahasiswaan yang mampu menyalurkan aspirasi mahasiswa FMIPA UKIT
·        Membenahi sistem manajemen kegiatan keorganisasian kampus yang masih dirasa perlu untuk diperbaiki.
·        Menciptakan iklim ORMAWA yang yang dekat dengan mahasiswa`dan bernuansa Ilmiah
Program Kerja :

·        Forum Mahasiswa Peduli

·        Pembentukan dewan PERS mahasiswa

·        Membentuk MAPALA F-mipa ukit
Posted by andry natanel

SEMPITNYA RUANG GERAK AKIBAT BIROKRASI KAMPUS

(SEMPITNYA RUANG GERAK AKIBAT BIROKRASI KAMPUS)
(kalau tidak lagi mempunyai rasa solidaritas antara kita diharapkan jangan membaca) dan (tidak adanya rasa kebersamaan dan kepedulian pada diri kalian, berhentilah untuk membaca).
Tulisan ini kupersembahkan untuk kalian, para korban dari peraturan-peraturan yang diciptakan para birokrat kampus.
Rasa-rasanya sungguh tak etis jika mahasiswa selalu dianggap maling ditempat ia menimbah ilmu.
Kepada teman-teman, saudara, dan semua yang masih mempunyai hati nurani untuk berjuang membela teman-teman dan harga dirinya.
sesungguhnya solidaritas antar sesamalah yang membuat kita kuat. hanya solidaritaslah yang kita punya, kita memang sedikit, atau kekuatan kita hanya ini”. Jangan berpikir demikian! Kita adalah kekuatan itu sendiri, kita adalah semangat yang tak pernah redup, kita adalah amarah yang terus berkoar dan tak bisa dibendung oleh kekuatan apapun, termaksud  kekuasaan dan aturan-aturan yang mereka gunakan!
Ingatlah, bahwa ketika aku dan kalian menyerah ( saya selalu yakin bahwa kalian tidak akan menyerah) karena akan lebih banyak lagi korban; banyak yang ditendang keluar dari kampus dan akan banyak lagi peraturan-peraturan yang membuat kalian semakin terjepit dan memaksamu menjadi penjilat. Pada akhirnya, bukan hal mustahil jika diantara kalian kelak akan ada yang menjadi sosok yang sama dengan mereka; birokrat tengik.
Kawan, jika dalam hati dan jiwa kalian menginginkan sebuah perlawanan atas aturan yang tidak etis, dan kesewenang-wenangan, maka melawanlah sekarang! Ajaklah teman-temanmu, bicarakan dengan sesama, jangan biarkan ada intervensi dari pihak diluar kalian, bicarakan dan sepakati strategimu bersama-sama, serta selalu kenalilah musuhmu,
Kawan-kawan, teruslah ingat bahwa kampus bukan lagi wadah yang mencerdaskan melainkan menciptakan produk-produk yang baik, patuh, dan penurut. Mereka tidak menginginkan sekumpulan seperti kita, mereka jahat.

Beberapa bulan belakangan ini, di gemparkan dengan berbagai aturan birokrasi kampus untuk menaikkan biaya pendidikan, dan penekanan-penekanan terhadap kita semua.
JPR-nato

Posted by andry natanel

TERBARU :

BACA JUGA :

copyright2014/ Andry Natanel Tony. Powered by Blogger.

- Copyright © Mahasiswa Farmasi Bicara -Metrominimalist- Modified by ADMIN -